Lombok Tengah, kabarntb.id – Sejauh ini rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lombok Tengah masih banyak yang belum mendapatkan program perehapan baik dari permintah kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat. Salah satu contoh rumah tidak layak huni yang ditempati seorang janda bernama Sarni warga Kampung Pengendong, Kelurahan Praya, yang sangat memprihatikan.
Melihat kondisi rumah yang tidak layak huni itu, anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi PKS Haji Ahmad Supli berjanji akan membantu rehab rumah yang masih kondisi lapuk tersebut melalui dana perogram pokir aspirasi yang dimilikinya.
“Insyaallah bantuan untuk pembangunan dan rehab rumah segera kami realisasikan melulalui program pokir,” kata Haji Supli beberapa waktu lalu. Selasa 16 April 2024
Dia menegaskan sudah sewajarnya selaku wakil rakyat turut peduli terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Terlebih bantuan yang diberikan memang untuk masyarakat yang membutuhkan atau tepat sasaran.
“Seperti halnya Ibu Sarni ini. Rumahnya sudah reot. Kami prihatin dengan kondisinya,” ujar Haji Supli.
Bukan hanya itu saja Supli mengaku masih banyak rumah warga yang tidak layak huni di Kota Praya. Sehingga program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) tidak hanya akan dilakukan di Kampung Pengendong saja akan tetapi di beberapa desa dan kelurahan wilayah binaannya.
“Ia dari hasil kunjungan yang dilakukan, rumah warga yang ada di Desa Jago, Beraim, Gerunung, Tiwugalih, Prapen, dan Mertak Tombok. Disana, ada rumah warga yang juga kondisinya butuh perbaikan. Insyaallah, kami segera realisasikan,” tutup Supli. (KN-01)






