Lombok Tengah, kabarntb.id – Dibawah komando dr Mamang Bagiansah pelayanan RSUD Praya sedikit demi sedikit terus dibenahi baik dari penataan pegawai hingga penataan lingkungan di kawasan RSUD Praya kian mencolok, baru – baru ini RSUD Praya meresmikan ruang pelayanan VIP dan VVIP. Hal itu membuat H Lalu Pathul Bahri Bupati Lombok Tengah mengapresiasi kinerja dan langkah positif Direktur RSUD Praya dr Mamang Bagiansah dalam selogan beriuk meriri.
H Lalu Pathul Bahri mengatakan di bawah Kepemimpinna dr Mamang terlihat jelas arah positif peningkatan kualitas pelayanan RSUD Praya yang mana dulunya sering didengar pasien mengeluhkan tentang buruknya sistem pelayanan di RSUD Praya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, berkat kesabaran dan keuletan semua tim RSUD Praya sejauh ini dapat dirasakan pelayanan RSUD Praya kian membaik.
“Kita akui semua itu tidak mudah tapi di bawah Kepemimpinna dr Mamang tren positif peningkatan kualitas pelayanan RSUD Praya terus meningkat,” kata Bupati. Jumat 26 Januari 2024.
Namun tambah Bupati kalaupun ada pasien atau keluarga pasien yang merasa kurang puas dengan pelayanan silahkan adukan langsung ke pihak RSUD Praya, karena dr Mamang bersama seluruh tim sangat terbuka terhadap segala masukan demi kemajuan bersama.
“Saya berharap kalaupun ada keluhan silahkan langsung sampaikan ke pihak RSUD Praya dan saya yakin dr Mamang bersama tim senang dengan masukan itu, karena tujuan kita sama ingin memperbaiki semua sitem pelayanan di RSUD Praya,” ujar Bupati
Bupati menambahkan sejauh ini dirinya menilai RSUD Praya siap bersaing dengan RSUD lainya karena langkah positif dalam selogan beriuk meriri sudah terlihat jelas arah dan tujuannya, sehingga masyarakat sudah merasakan dampak positif dari perubahan itu.
“Mudah mudahan tren positif ini dapat terus ditinggkatkan dengan begitu pasien akan merasa nyaman ketika datang berobat ke RSUD Praya,” tegas Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kegiatan penyuluhan kesehatan yang diagendakan pihak RSUD Praya dengan cara menghadirkan pemateri yang pakar dalam tema itu, yang mana dalam kegiatan itu dapat mengedukasi masyarakat tentang dunia kesehatan.
“Bagi masyarakat yang ingin menambah wawasan tetang dunia kesehatan saya rasa program ini layak untuk diikuti,” tutup Pathul Bahri. (KN-01)






