Dewan Loteng Minta Pemda Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Timur

Lombok Tengah, kabarntb.id – Pembangunan di Lombok Tengah (Loteng) dalam beberapa tahun terakhir ini terlihat sangat pesat, seperti halnya pembangunan sektor ,pendidikan, pertanian, pariwisata dan perbaikan jalan wisata, namun pembangunan itu sebagian besar hanya di pusatkan di Lombok Tengah bagian Selatan, Barat dan Lombok Tengah bagian Utara, hal itu menjadi catatan penting salah satu Anggota DPRD Lombok Tengah Dapil 3 ini.

Umar Tarip Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi PKB mengatakan pihaknya mengakui kinerja pemerintah daerah Lombok Tengah dalam hal pembangunan di segala sektor baik sektor pendidikan, pariwisata dan sektor lainnya sangat baik, hanya saja pembangunan itu lebih di fokuskan di wilayah Lombok Tengah bagian selatan, barat dan Lombok Tengah bagian utara saja, semetara Lombok Tengah bagian timur hanya kecipratan sedikit.

“Sangat kita dukung dan mengapresiasi kinerja pemerintah daerah Lombok Tengah dalam periode pertama kemarin yang fokus terhadap pembangunan infrastruktur sektor pariwisata di bagian selatan dan utara,” kata Tarip. Rabu 4 Desember 2024.

Namun lanjut Politisi PKB itu dirinya berharap agar pemerintah daerah Lombok Tengah di periode kedua ini lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pariwisata di wilayah Lombok Tengah bagian timur degan begitu pembangunan akan terasa adil, merata dan seimbang.

“Lombok Tengah bagian timur itu ada di wilayah Desa Beleka Kecamatan Praya Timur, namun infrastruktur jalan di wilayah tersebut sangat buruk sekali, terlebih akses jalan dari Pasar Beleka sampai perbatasan Lombok Timur dengan panjang sekitar 5 kilometer terlihat rusak parah, apa kita tidak malu terhadap tetangga kita yang ada di Lombok Timur yang ruas jalannya lebih mentereng dari jalan Lombok Tengah,” ujar Tarip

Bukannya hanya itu saja tambah Tarip dirinya juga berharap pemerintah daerah Lombok Tengah memperhatikan para petani karena mayoritas masyarakat Praya Timur – Pujut ini mata pencahariannya melalui bertani, untuk itu kedepan pemerintah daerah Lombok Tengah bersama stakeholder terkait silahkan turun ke masyarakat dan lihat langsung kebutuhan para petani.

“Seandainya fokir kami di DPRD cukup untuk membangun saluran irigasi tentu saya tidak akan meminta ke pemerintah daerah Lombok Tengah, Saya yang akan kerjakan langsung,” Ujarnya

“Jadi atas dasar itu saya meminta kepada pemerintah daerah Lombok Tengah untuk sama – sama memikirkan kebutuhan petani dengan membangunkan atau memperbaiki kembali saluran irigasi yang sudah rusak parah, agar petani bisa menyalurkan air dengan lancar,” tegas Tarip.

Terpisah Amaq Andi petani mengaku saat ini saluran irigasi di wilayah kecamatan praya timur banyak yang rusak untuk itu dirinya berharap pemerintah daerah Lombok Tengah tahun ini lebih memprioritaskan pembangunan di sektor itu karena ketika petani berhasil panen raya maka masyarakat luas akan ikut merasakan keberhasilan itu.

“Ia semoga apa yang kami harapkan ini bisa terakomodir pemerintah daerah Lombok Tengah,” tutupnya. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *