DPRD Loteng Soroti Taman Muhajirin Minim Pasilitas Kebersihan

Lombok Tengah, kabarntb.id -Taman Kota Muhajirin Praya, Kabupaten Lombok Tengah, menjadi salah satu tujuan wisata dan olahraga yang tidak pernah lengang. Namun sejak ditetapkan sebagai lokasi tujuan wisata dan olahraga, taman Muhajirin Praya menyisakan persoalan minimnya kelengkapan petugas dan fasilitas kebersihan.

Ketua DPD II Partai Demokrat yang juga sebagai ketua Bapemperda DPRD Lombok Tengah, Adi Bagus Karya Putra saat di temui di Taman Muhajirin Praya, Selasa, 7 Mei 2025 membenarkan bahwa taman Muhajirin Praya saat ini tampilannya banyak menyita perhatian. Berbagai akitivitas yang tersedia di taman tersebut baik itu fasilitas nongkrong dan olahraga yang tersedia tergolong komplit, menjadi salah satu daya tariknya.

“Kalau kita perhatikan Taman Muhajirin Praya ini memiliki fasilitas yang lengkap dan layak dijadikan tujuan kunjungan wisata maupun olahraga oleh masyarakat,” ungkapnya.

Namun ditengah lengkapnya fasilitas yang dimiliki, Taman Muhajirin minim petugas dan fasilitas kebersihan. Padahal hal ini harus memadai, untuk menjamin kenyamanan pengunjung.

“Kita akui Pemerintah lalai dalam melengkapi petugas dan fasilitas kebersihan,” sambungnya.

Saat ini, untuk fasilitas tempat sampah saja hanya tersedia di jalan utama Taman Muhajirin, yang jumlahnya hanya beberapa unit saja dan kondisinya sudah memperihatinkan. Padahal dengan areal yang cukup luas, tentu harus dilengkapi dengan kantong sampah yang memadai.

Akibatnya pengunjung secara sembarangan membuang sampah di area tersebut. “Sangat kita sayangkan Taman yang begitu bagus dipenuhi sampah yang berserakan,” katanya.

Kondisi banyaknya sampah yang berserakan, dibarengi juga dengan minimnya petugas kebersihan yang ditempat untuk mengawal kebersihan Taman setiap harinya. Sejak diresmikan beberapa waktu lalu, kebersihan Taman Muhajirin yang sangat luas itu hanya ditangani oleh empat orang petugas kebersihan. “Jumlah petugas ini saya ketahui berdasarkan hasil komunikasi saya dengan petugas kebersihan yang waktu itu sedang bekerja membersihkan Taman,” ujarnya.

Selain itu, kondisi kotor dan sampah buangan pengunjung yang berserakan menyebabkan rasa tidak nyaman. Tidak jarang juga karena sampah yang terlalu lama mengendap menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Selain membuat tidak nyaman, sampah yang berserakan juga sangat merusak pemandangan Taman yang sangat indah ini,” tegasnya.

Terkait kondisi ini, pihaknya berharap agar persoalan ini bisa menjadi perhatian Pemerintah. Pasalnya Taman ini menjadi salah penentu citra pemerintah. “Ya jika ikon kita saja terlihat seperti itu maka itu menjadi cerminan kita (Pemerintah-red) dimata masyarakat luas,” imbuhnya.

Dalam melengkapi fasilitas pendukung itu, jika pemerintah serius tentu tidak akan mengganggu struktur APBD Lombok Tengah. “Kalau memang kita mau serius kami (DPRD-red) siap membangun komunikasi dengan Pemerintah terhadap membedaah dan mencari solusi kelengkapan fasilitas Taman Muhajirin Praya,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *