Lombok Tengah, kabarntb.id – Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, Murdani, menerima audiensi dari Lombok Ate Untuk Kemanusiaan (LAUK) terkait tata kelola Pasar Renteng dan pasar-pasar lainnya se-Lombok Tengah pada Senin. 17/2/2025.
Perwakilan masyarakat yang dipimpin Hamzah Wadi mempertanyakan kondisi tata kelola Pasar Renteng serta pasar lainnya yang menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah.
Murdani menjelaskan bahwa audiensi ini dilakukan untuk membahas penertiban dan tata kelola Pasar Renteng. Mereka mendorong tujuh poin untuk diselesaikan, termasuk kebersihan fasilitas umum hingga adanya dugaan kebocoran PAD retribusi pasar.
“Audiensi ini diikuti oleh teman-teman LAUK, perwakilan mereka, serta dinas perdagangan dan dinas perindustrian Lombok Tengah, yang hadir lengkap yaitu Sekretaris dinas dan masing-masing kepala bidangnya,” ujar Murdani. Rabu (19/3/2025).
Murdani menyatakan, pihaknya bersyukur karena ada kesepahaman untuk mendorong perbaikan tata kelola Pasar Renteng, peningkatan PAD, dan pengelolaan sampah.
“Kita mendorong adanya tim penertiban dan tim pengelola pasar secara terpadu. Dorongan kita agar dinas terkait berkoordinasi dengan pimpinan yaitu Pak Sekda Firman dan Pak Bupati Pathul sebagai penanggung jawab dari pemerintahan daerah untuk segera berkoordinasi,” ungkapnya.
Usai mendengar pendapat para masa aksi membubarkan diri secara tertib. (*)







