Lombok Tengah, Kabarntb.id –
Bertempat di gedung aula Raja Hotel Kuta Mandalika Lombok organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pengurus daerah Kabupaten Lombok Tengah menggelar musyawarah daerah (Musda) ke IX dengan tema Soliditas organisasi menuju perawat hebat dan bermartabat.
Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri mengatakan pemilihan ketua dan pergantian pengurus dalam suatu organisasi adalah hal yang lumrah untuk itu siapapun nantinya terpilih menjadi ketua PPNI Lombok Tengah di harapkan mampu membawa organisasi yang di pimpinnya hari ini untuk menjadi lebih baik kedepan.
“Untuk menjadi sebuah organisasi yang besar pemimpin harus mampu memimpin anggotanya untuk menjadi semakin baik kedepan. Karena PPNI Loteng ini adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” Kata Pathul. Sabtu, 29 Oktober 2022.

Dalam proses penentuan ketua PPNI Kabupaten Lombok Tengah Bupati berharap di tentukan melalui musyawarah karena hasil musyawarah adalah keputusan tertingi dalam organisasi, tetapi kalau pun hal itu tidak bisa di tentukan dalam musyawarah maka jalan terbaik adalah pemilihan.
“Saya sih berharap kalau memang bisa di tentukan secara musyawarah itu lebih baik,”imbuh Pathul.
Kendati demikian siapa pun yang terpilih nanti sebagai ketua DPD PPNI Lombok Tengah itu merupakan putra putri terbaik Lombok Tengah.
“Saya berharap ketua PPNI periode ini adalah pemimpin teraik untuk 5 tahun kedepan,” kata Pathul
HL Najmul Irpan Ketua DPD PPNI Lombok Tengah dua priode mengatakan musyawarah daerah (Musda) merupakan kewajiban pengurus di setiap daerah yang di lakukan 5 tahun sekali dalam rangka memilih calon ketua PPNI Lombok Tengah yabg baru. Dengan berakhirnya masa jabatan di priode ke dua ini maka saatnya PPNI Loteng memilih calon ketua baru lagi.
“Musda ini adalah ajang pemilihan calon pemimpin PPNI DPD Lombok Tengah yang baru,” Ujar Irpan dalam sambutannya.
Dengan berakhirnya masa jabatannya sebagai ketua PPNI DPD Loteng meminta maaf kepada seluruh anggotanya bila selama dalam masa kepemimpinannya ada tutur kata yang menyinggung teman teman pengurus dan anggota.
“Sebagai manusia biasa tentu tidak lepas dari salah dan hilaf untuk itu melalui kesempatan ini saya memohon maaf yang sebesar besarnya kepada semua anggota PPNI Lombok Tengah,” ucap Irpan.
Irpan menambahkan dari data Sitem Informarmasi Menejeman Keanggotaan (SIMK) jumlah anggota PPNI Lombok Tengah yang telah terdaftar sampai jam 22:00 Wita sebanyak 2250 orang, terhitung setiap tahunnya angota PPNI Lombok Tengah semakin bertambah. Dengan bertambahnya anggota PPNI Lombok Tengah tidak menutup kemungkinan di dalamnya juga terdapat oran orang yang tidak kalah hebatnya dengan yang lain.
“Kami yakin dengan SDM yang ada di PPNI Loteng ini mampu mengemban jabatan strategis di lingkup pemda Lombok Tengah, seperti beberapa contoh di kabupatan lain banyak anggota PPNI menjadi kepala dinas ,” Ujar Irpan di hadan Bupati Lombok Tengah.
kali ini Ketua PPNI Loteng dua priode itu berharap dalam kepengurusan DPD PPNI Loteng agar dilibatkan teman teman perawat yang masih muda walaupun non ASN.
“Generasi muda adalah harapan jadi dalam kepengurusan kali ini saya berharap ada keterlibatan mereka karena yang muda muda ini adalah generasi penerus organisasi,” paparnya.
Terakhir ia juga mengatan atas nama pengusur DPD PPNI Lombok Tengah mengucapkan terimaksih kepada Bupati Lombok Tengah, Sekda Lombok Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah dan tamu undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir pada acara ini.
“Dengan hadirnya Bupati Lombok Tengah bersama Sekda Lombok Tengah kami pengurus merasa bangga dan berterimakasih yang sebesar besarnya,”tutup Irpan
Untuk di ketahui Musda PPNI ke IX DPD Lombok Tengah tahun 2022 ini di barangi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim. (KN-Red)







