Polres Loteng Buru Komplotan Pencuri 6 Ekor Sapi Milik Amaq Muhadis

Lombok Tengah, kabarntb.id – Aksi pencurian hewan ternak di wilayah hukum Polsek Praya Tengah akhir akhir ini marak terjadi, seperti halnya baru-baru ini 6 ekor sapi ternak milik Amaq Muhadis warga Dusun Tongkek Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah digondol maling sehingga mengakibatkan kerugian materil yang cukup besar.

Amaq Muhadis korban pencurian mengatakan dirinya mengetahui sapi ternak miliknya itu hilang setelah di pagi hari, ia memperkirakan sapi – sapinya digondol maling sekitar jam 24:00 wita ke atas.

Atas kejadian itu korban menaksir kerugian sekitar Rp. 70-80 juta jika dinilai harga total dari 6 ekor sapi tersebut.

“Ada 7 ekor sapi yang ada di dalam kandang itu, tetapi 6 ekor yang dicuri, sedangkan sisanya tinggal 1 ekor anak sapi yang berusia sekitar 2 bulan,” kata Amaq Muhadis saat di temui di kediamannya sambil meratap sedih. Senin 5 Februari 2024

Atas kejadian itu korban meminta bantuan Polres Lombok Tengah melalui Kapolsek Praya Tengah untuk mencari keberadaan 6 ekor sapinya yang dibawa kabur pencuri, ia juga berharap semua pelakunya segera diringkus Polisi agar tidak ada lagi yang membuat warga resah.

“Saya berharap Polres Lombok Tengah segera menangkap gerombolan pencuri hewan ternak yang meresahkan masyarakat agar wilayah hukum Polres Lombok Tengah tetap kondusif,” Harap Amaq Muhadis.

Sementara Kapolsek Praya Tengah IPTU Agus Priyatno SH membenarkan kejadian itu dan pihaknya saat itu langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan atas hilangnya 6 ekor sapi milik Amaq Muhadis warga Dusun Tongkek Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah.

“Ia setalah mendapatkan informasi dari Kepala Dusun setempat anggota kami langsung turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek

Ia menambahkan pihaknya juga saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku pencurian dan pihaknya telah berkeordinasi dengan Polsek Praya Timur dan Polsek Pujut untuk menutup ruang gerak para pelaku.

“Kami tadi sudah keordinasi dengan Polsek Praya Timur dan Polsek Pujut, selain itu Kanit kami juga masih menyisir ke wilayah Desa Mujur, mudah – mudahan ada informasi yang jelas tentang keberadaan sapi-sapi itu,” tutup Agus.

Selain itu Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan jangan lengah agar tidak terulang lagi kejadian yang sama.

“Kejahatan itu terjadi karena ada kesempatan untuk selalu waspada dan jangan lengah,” tutup Kapolsek. (KN-01)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *