Lombok Tengah, kabarntb.id – Guna mengantisipasi bertambahnya korban dugaan keracunan makanan, Polres Lombok Tengah buru penjual jajan keliling yang diduga sebagai salah satu penyebap keracunan 40 siswa di SDN Mentokok Desa Penujak.
AKBP Iwan Hidayat Kapolres Lombok Tengah mengatakan saat ini pihaknya masih fokus mencari identitas penjual makanan yang diduga sebagai salah satu penyebab puluhan siswa-siswi keracunan. Hal itu pihaknya lakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada korban berjatuhan berikutnya.
“Masih kita lakukan penyelidikan dan fokus terhadap pencarian pedagang makanan keliling itu,” Kata Kapolres. Selasa 7 Mei 2024.
Sejauh ini tambah mantan Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat pihaknya terus berkeordinasi dengan para medis dan pihak sekolah untuk mencari data saat pihaknya turun cek TKP guna membantu proses penyelidikan.
“Ia saat ini kami sudah melakukan cek TKP kemudian melakukan penyelidikan dan mencari barang bukti yang diduga penyebab keracunan untuk dilakukan uji laboratorium,” terang Kapolres
Selain pokus terhadap pencarian identitas penjual makanan keliling dan uji laboratorium pihaknya juga waktu itu mengutamakan keselamatan korban yang mana sebanyak 40 siswa secara serentak mengalami mual, pusing dan sakit perut.
“Kami bersama unsur medis, dan pihak sekolah saat kejadian, lebih mengutamakan tindakan untuk menolong dan menyelamatkan korban,” tutup Kapolres. (KN-Dod)






