Puluhan Rumah di Lombok Tengah Rusak Tertiup Agin Puting Beliung

Lombok Tengah, KabarNtb.id – Diguyur hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tengga Barat mengakibatkan puluhan atap rumah warga rusak parah.

H Ridwan Mahruf Kepala BPBD Lombok Tengah membenarkan kejadian angin puting beliung yang merusak puluhan rumah warga di beberapa kecamatan yang ada di Lombok Tengah telah didatanya.

“Tim kami sudah turun mendata ke bebera wilayah yang terdampak bencana angin puting beliung seperti Kecamatan Janapria dan Kecamatan Praya Timur. Dari hasil pendataan yang paling banyak rumah terdampak yakni di Kecamatan Janapria,” kata Ridwan Mahruf. Rabu 16 November 2020.

Sementara Syamsul Rizal Camat Janapria mengatakan hujan disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 14:00 wita tadi sore membawa musibah bagi masyarakat yang berada di beberapa desa wilayah binaannya. Dari hasil pantauan saat dirinya melakukan peninjaun ke lokasi bencana terhitung ada 25 lebih rumah yang rusak.

“Setelah dapat informasi dari kepala desa setempat tentang kejadian itu kami langsung turun keroscek ke lapangan bersama Danramil Janapria, Babinsa, Babinkantibmas, Pol PP beserta sejumlah perangkat desa setempat,” kata Syamsul Rizal

Dari pantauan sementara 25 rumah yang rusak itu terdiri dari rusak ringan dan berat, sedangkan untuk korban jiwa tidak ada.

Saat ini pihaknya terus melakukan keordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan palidasi data rumah warga yang rusak akibat puting beliung, dari hasil pemantauan kebanyakan atap rumah warga yang rusak tertiup angin.

“Kita terus komunikasi dengan pemdes setempat untuk selalu siap siaga ketika ada bencana yang tidak terduga seperti saat ini,” imbuh Rizal

Hanya saja tambah Rizal saat ini di beberapa wilayah kecamatan Janapria gelap gulita, mati lampu di karenakan banyak kabel aliran listirik putus tertimpa pohon tumbang.

“Masyarakat merasa trauma dengan kejadian tadi sore itu di tambah lagi malam ini gelap, aliran listrik terputus, untuk itu kami himbau kepada masyarakat yang rumahnya rusak cukup parah lebih baik mengungsi ke rumah tetangga yang tidak terdampak demi keselamatan bersama,” Ujarnya

Atas kejadian itu pihaknya meminta kepada semua masyarakat utuk selalu waspada karena bencana seperti itu tidak bisa di prediksi kapan dan dimana akan terjadi.

“Intinya kita harus selalu waspada yang namanya musibah tidak ada satu orang pun yang mengetahui,” Tutup Rizal. (KN-Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *