SMKN 1 Praya Dijadikan Pilot Project Penanganan Sampah Berbasis Kesiswaan

Lombok Tengah, kabarntb.id – Guna menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari sampah pihak SMKN 1 Praya bersama Bank Sampah Bintang Sejahtra Indonesia bekerjasama mengelola sampah di SMKN 1 Praya, tertuang dalam nota kesepakatan yang di tanda tangani kedua pihak terhitung mulai dari tanggal 8 Februari 2025 hingga setahun kedepan .

Kasman Kepala SMKN 1 Praya mengatakan menjalin MoU dengan pihak bank sampah dinilai sangat penting pasalnya selain membuat lingkungan bersih, juga secara tidak langsung dapat memberikan edukasi terhadap siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sekolah dengan baik.

“Ini awal yang baik bagi kami di SMKN 1 Praya dalam hal penanganan sampah,” Kata Kasman. Sabtu 8 Februari 2024.

Kasman menambahkan SMKN 1 Praya satu satunya sekolah negeri di Lombok Tengah yang menjadi pilot project atau percontohan penanganan sampah berbaasis kesiswaan yang MoU langsung dengan pihak bank sampah bintang sejahtra, yang mana dalam kerjasama itu terdapat berapa manfaat adanya bank sampah di sekolah:

Manfaat Lingkungan
1. Mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
2. Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
3. Mengurangi polusi lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Manfaat Edukasi
1. Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
2. Mengajarkan siswa tentang cara pengelolaan sampah yang baik.
3. Meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya reduksi, penggunaan kembali, dan daur ulang (3R).

Manfaat Ekonomi
1. Menghemat biaya pengelolaan sampah.
2. Meningkatkan pendapatan sekolah melalui penjualan sampah yang dapat didaur ulang.
3. Mengurangi biaya pembelian bahan-bahan yang dapat didaur ulang.

Manfaat Sosial
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
2. Mengajarkan siswa tentang pentingnya bekerja sama dan berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
3. Meningkatkan kebanggaan siswa terhadap sekolah dan lingkungan sekitar.

Sementara Febriarti Khairunnisa Ketua yayasan generasi bintang sejahtera indonesia mengatakan pihaknya menjadikan SMKN 1 Praya sebagai pilot projek penangan sampah di lingkungan sekolah, dirinya berharap kedapan lingkungan Sekolah SMKN 1 Praya sudah tidak ada sampah lagi.

Setelah progam ini berjalan pihaknya yakin tidak akan ada sampah lagi yang berserakan di lingkungan sekolah karena mulai dari siswa masuk sekolah akan diedukasikan tentang pentingnya mejaga keberhasihan lingkungan dengan baik.

“Dinegara maju seperti Jepang, Australia dan Amerika itu dia mengedukasi anak anak didiknya tetang kebersihan lingkungan sekitar 25 -30 tahun yang lalu, sekarang mereka sudah menunjukan hasilnya menjadi negara yang bebas dari sampah, jadi apa salahnya kita mulai dari sekarnag dan ini awal yang baik untuk SMKN 1 Praya dalam mewujudkan sekolah bebas sampah,” Ujarnya

Ketika persoalan sampah sudah bisa di tangani dengan baik maka dengan sendirinya siswa akan terbiasa menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, bank sampah di sekolah dapat menjadi contoh yang baik dalam mengelola sampah dan meningkatkan kesadaran lingkungan.

“Kalau siswa sudah terbiasa diedukasikan menjaga lingkungan sekolah dengan baik maka tidak menutup kemungkinan siswa SMKN 1 Praya akan menjadi pelopor kegiatan edukasi dan pelatihan tentang pengelolaan sampah yang baik di lingkungan tempat mereka tinggal,” tutupnya. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *