Lombok Tengah, kabarntb.id – Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB H. Zamroni Aziz yang didampingi Kepala BDK Keagamaan Denpasar dan Widyaiswara, saat membuka kegiatan “ Oreintasi Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) Angkatan IX dan X dan Pengenalan Nilai Dan Etika Pada Instansi Pemerintah Kementerian Agama Prov. NTB di aula UPT Asrama Haji Senin, 4 Maret 2024.
Jumlah peserta PPPK yang mengikuti kegiatan sebanyak 56 orang PPPK dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Prov. NTB diantaranya berasal dari UPT Asrama Haji, Kemenag Lobar, Lotim, KLU, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Mataram dan IAHN Gde Puja Mataram.
Kegiatan orientasi dalam upaya meningkatkan kompetensi kinerja serta pemahaman tugas dan fungsi ASN Kementerian Agama khususnya PPPK, BDK Denpasar menyelenggarakan orientasi dalam rangka pemahaman nilai etika pada Instansi Pemerintah bagi PPPK angkatan IX dan X.
Tujuan diselenggarakan kegiatan orientasi adalah untuk mengembangkan dedikasi komitmen yang kuat dari PPPK dalam rangka mengembangkan kinerjanya, memberikan penilaian tugas dan fungsi serta pengenalanan nilai etika pada instansi pemerintah.
H. Zamroni Aziz mengungkapkan diawal sambutannya bahwa ketika menjadi PPPK yang artinya sudah menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.
“PPPK sudah menjadi bagian dari Keluarga besar Kementerian Agama dan mau ndak mau harus mengikuti ritme aturan dan mekanisme Keluarga Kementerian Agama ditempat bekerja. ASN Kementerian Agama hari ini mau ditempatkan dimana saja, mau diberikan kesempatan dimana saja Keluarga Kementerian Agama mampu berbuat yang terbaik “ Ungkap H. Zamroni Aziz
Seperti yang disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB bahwa Kementerian Agama ibarat sebuah rumah, dimana setiap rumah memiliki aturan – aturan yang ada, yang harus di patuhi, ditaati dan dilaksanakan. Dan seluruh PPPK yang mengikuti kegiatan orientasi saat ini harus bisa berinteraksi dengan lingkungan tempat bekerja dan tempat bertugas.
“PPPK yang mengikuti orientasi saat ini, setelah selesai tidak mengikuti mekanisme dan aturan yang ada maka PPPK masih bisa di evaluasi,” jelas Zamroni
Mantan Kepala Kankemenag Kabupaten Lombok Tengah ini meminta agar seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten/Kota harus menjadi garda terdepan dan harus menjadi contoh bagi stakeholder yang ada, agar semua stakeholder yang ada ikut Kementerian Agama bukan Kementerian Agama mengikuti mereka dan ASN Kementerian Agama harus menjadi contoh.
“Karena kesabaran, karena ketekunan dan karena keikhlasan dalam bekerja, Alhamdulillah hari ini Bapak Ibu menjadi Keluarga besar Kementerian Agama melalui PPPK dan Banggalah Bapak Ibu sekalian hari ini masuk ke Kelaurga Besar Kementerian Agama melalui PPPK.” Tegasnya lagi
“Ribuan orang ingin menjadi Keluarga Besar Kementerian Agama tapi orang yang betul – betul memahami moderasi beragama dan orang yang betul – betul ikhlas dan saat ini kesuksesan Bapak – Bapak itu juga berkat do’a dari seorang Istri,“ Ujarnya
Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB usai mengikuti orientasi berharap untuk kembali dan fokus melaksanakan tugas masing – masing untuk berkarya dan berbuat untuk bangsa dan negara.
“Apapun dan sekecil apapun kita lakukan dan kita laksanakan untuk Negara, bangsa dan masyarakat Indonesia,” tutup Zamroni. (KN-Dod)






