Lombok Tengah, kabarntb.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kakanwil Kemenag NTB), H. Zamroni, menunjukkan komitmen luar biasa dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji dengan turun langsung ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu dini hari, guna menyambut kedatangan jemaah haji kloter 12, atau yang dikenal sebagai kloter sapujagat, kloter terakhir asal NTB yang tiba dari Tanah Suci. 27 Juni 2025.
Kehadiran Zamroni bukan hanya sekadar bentuk tanggung jawab sebagai pucuk pimpinan Kemenag NTB, namun juga sebagai bentuk kepedulian pribadi, mengingat dalam kloter tersebut turut serta sang istri, Hj. Megawati Lestari, yang juga merupakan Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag NTB. Megawati sendiri merupakan petugas haji daerah (PHD) yang selama lebih dari 40 hari bertugas melayani jemaah haji asal NTB di Kota Makkah.
Dalam suasana yang penuh haru dan kekhidmatan, Zamroni menjemput langsung Megawati bersama jemaah lainnya. Meski diselimuti rasa rindu keluarga, pria yang dikenal dengan gaya kepemimpinan yang humanis ini tetap mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab. Ia bahkan menginstruksikan kepada seluruh panitia haji khususnya di bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) untuk turun langsung memantau dan memastikan kedatangan kloter 12 berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kehadiran saya dini hari ini bukan hanya sebagai suami, tapi juga sebagai kepala kantor yang ingin memastikan bahwa semua jemaah kembali ke NTB dalam keadaan sehat dan selamat. Ini adalah bentuk pelayanan dan penghargaan terakhir kami dalam musim haji tahun ini,” tegas Zamroni.
Dalam kesempatan tersebut, Zamroni juga menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas nama Kementerian Agama kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Ia menyebutkan satu per satu para pemangku kepentingan mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih setulusnya kepada Bapak Menteri Agama RI, Sekretaris Jenderal, Dirjen PHU, Gubernur NTB, Wakil Gubernur, para Bupati/Walikota se-NTB, serta semua stakeholder yang tidak bisa saya sebut satu per satu — dari panitia daerah, PPIH Embarkasi, PPIH Arab Saudi, Garuda Indonesia, Gapura, Imigrasi, BKK, Angkasa Pura, hingga Damri. Semuanya telah bekerja keras dan bahu-membahu demi suksesnya haji tahun ini,” ujar Zamroni dengan nada penuh penghargaan.
Menutup pernyataannya, Zamroni menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah haji asal NTB atas segala kekurangan dan keterbatasan selama pelaksanaan haji tahun ini. Ia berharap, ke depan pelayanan haji akan semakin baik dan membawa keberkahan bagi masyarakat NTB.
“Kami mohon maaf jika ada kekurangan, karena sejatinya kami telah berusaha maksimal. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan membawa semangat perubahan yang baik bagi daerah kita tercinta,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya kedatangan kloter 12, secara resmi proses pemulangan jemaah haji NTB tahun 2025 dinyatakan selesai. Kloter ini menjadi penutup yang penuh kesan, diwarnai oleh kehadiran tokoh-tokoh penting, dedikasi tinggi panitia, dan sambutan hangat di tengah malam yang menggambarkan nilai-nilai pelayanan sepenuh hati. (Dod)






