Lombok Tengah, kabarntb.id – Bertempat di Masjid Albadar lingkup madrasah sebanyak 284 siswa siswi kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Tengah (Loteng) pada tahun ajaran (Tapel) 2024, yang beralamatkan di Kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah Loteng, dilepas.
Plh Kepala MAN I Loteng M. Zaini memaparkan Tahun Pelajaran 2023/2024 ini, jumlah siswa yang di lepas sebanyak 284, dengan perincian, jurusan IPA sebanyak 108, IPS 70, Keagamaan 77 dan jurusan ilmu bahasa dan budaya 29 siswa, sehingga berjumlah 284. Dari jumlah tersebut di atas, Alhamdulillah semuanya lulus berdasarkan hasil keputusan para guru.
“Alhamdulilalh nilai anak anak kita cukup baik, anak anak kita memiliki potensi, jadi mohon anak anak kita untuk dilanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya. Sabu (25/05)
Lebih jauh Zaini memaparkan sejauh ini teren positif dunia semakin meningkat namun adab dan etika semakin sedikit berkurang oleh sebap itu perpaduan ilmu agama dan ilmu pendidikan harus berjalan lurus agar anak anak tidak pokus pada ilmu sain saja akan tetapi juga mengimbangi dengan ilmu agama.
“Kenapa sebab setiap zaman selalu ada perubahan, apalagi di era globalisasi saat ini, ilmu adalah segala galanya,” ujar Plh
Zaini menambahkan, ketika sudah di luar, mohon jaga nama baik almamater madrasah, ingat MAN I Loteng adalah corong kementerian agama, yang notabenenya pendidikan berbasis keagamaan. Oleh sebap itu, jadilah penerang dan contoh ditengah masyarakat.
“Kami yakin dengan ilmu yang sudah didapatkan, silahkan diamalkan dan jangan lupa lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.
Sementara itu Kepala Kemenag Loteng Drs H. Nasrullah mengatakan pelaksanaan perpisahan siswa kelas XII tahun ini di MAN 1 Loteng sangat sederhana namun sangat berkesan yang artinya acara itu tidak perlu harus mengeluarkan anggaran besar cukup dengan berzikir dan berdoa bersama seperti ini lebih baik dan berkesan
“Bagi saya acara perpisahan hari ini cukup berkesan. Karena secara langsung dan duduk bersila bersama dengan semua siswa, guru dan wali siswa merupakan suatu hal yang nilainya sangat positif dan berkesan,” ujarnya
Lebih jauh ia memaparkan Allah melahirkan manusia di atas dunia dalam keadaan kosong tampa ada sedikitpun ilmu. Tetatapi sebagai manusia tentu kita di berikan pemiikiran dan akal yang baik oleh Allah untuk menuntut ilmu.
“Diatas dunia ini, tidak ada yang spontan, semua butuh proses, jika kita mengisinya dengan hal hal yang baik, insyaallah hidup kita dunia sampai akhirat akan selamat,” katanya.
Namun menempuh pendidkan di jalur Formal juga sangat dibutuhkan oopengakuan dari pemerintah, tentunya pengakuan tersebut bisa diraih dengan cara bersekolah atau menutut ilmu.
“Pemerintah melalui program pendidikan, telah menyiapkan beasiswa bagi anak anak yang berprestasi, dari itu, tidak ada alasan untuk tidak sekolah, sebab pemerintah telah memberikan pasilitas lengkap, tinggal di manfaatkan,” tutupnya.
Untuk di ketahui Hadir dalam kegitan itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H. Nasrullah, Kasi Penmad H. Lalu Syahdi, para dewan guru beserta wali siswa.
Pelepasan dan tasyakuran peserta didik XII, di pusatkan di Masjid Al Badar MAN 1 Loteng, dengan mengambil tema “Bangkit bersama menuju masa depan gemilang,” (KM-01*)






