Lombok Tengah, kabarntb.id – Di bawah Kepemimpinna Abdul Rahman M.Pd Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Tengah terus berinovasi dalam hal memanfaatkan tehnologi informasi, salah satu contoh mempermudah siswa-siswinya dalam ujian penilaian akhir semester (PAS) semester ganjil tahun 2023-2024 yang baru saja usai digelar.
Abdul Rahman Kepala MTsN 1 Lombok Tengah mengatakan pihaknya telah sukses menggelar pelaksanaan ujian Penilain Akhir Semester (PAS) yang dimulai dari tanggal 1 Desember – 8 Desember yang diikuti oleh siswa sebanyak 1.190 siswa secara serentak.
“Ia alhamdulilah kami di MTsN 1 Lombok Tengah telah selesai menggelar ujian PAS tanpa ada kendala,” kata Abdul Rahman. Sabtu 9 Desember 2023.
Abdul Rahman menambahkan ujian PAS pada semester ganjil tahun 2023-2024 ini pihaknya merasa dipermudah lantaran pihaknya mampu memanfatkan tehnologi digital aplikasi berbasis android yakni (Bimasoft CBT Semi Offline) sebagai media saat ujian PAS.
Penggunaan aplikasi ini sangat mudah dan bisa dijalankan secara serentak oleh siswa tanpa harus menggunakan sesi dan tanpa harus hawatir akan internet yang lemot, karena aplikasi Bimasoft CBT Semi Offline dapat dijalankan tanpa menggunakan jaringan internet sekalipun, beda halnya dengan aplikasi Google Form yang saat ini masih digunakan beberapa Madrasah Negeri di Lombok Tengah.
“Ini kali pertama dan hanya MTsN 1 Lombok Tengah satu satunya Madrasah yang menggunakan aplikasi (Bimasoft CBT Semi Offline) dalam pelaksaan ujian PAS,” ujarnya
Bukan hanya itu saja tambah Kamad dulu MTsN 1 Lombok Tengah juga pernah menggunakan Google Form berbasis android seperti yang digunakan beberapa Madrasah Negeri saat ini untuk menggelar ujian hanya saja ditemukan sejumlah kendala dan pihaknya tidak merasa puas, oleh sebab itu pihaknya sekarang beralih menggunakan aplikasi baru (Bimasoft CBT Semi Offline) sebagai media untuk pelaksanan ujian PAS.
“Aplikasi Bimasoft CBT Semi Offline ini sangat membantu guru terlebih dalam hal pemeriksaan hasil ujian yang mana aplikasi ini secara otomatis dapat mengeluarkan hasil ujian setelah siswa selesai mengisi jawaban,” ujarnya.
Lebih jauh Abdul Rahman memaparkan pemanfaatan tenknologi ini merupakan salah satu bukti bahwa Madrasah mampu bersaing dengan sekolah negeri lainnya dalam hal pemanfaatan teknologi digital dalam tranformasi pendidikan.
“Jangan kalah dengan sekolah Negeri lainnya, Madrasah juga harus bisa bersaing dan melek tehnologi agar siswa-siswi tidak gaftek terhadap pesatnya perkembangan tehnologi informasi di era milinium ini,” tutup Abdul Rahman. (KN-01)






