Pengadaan TIK Telan Dana Milyaran Rupiah, Disdik Loteng Tolong Manfaatkan Dengan Baik

Lombok Tengah, Kabarntb.id – Milyaran Rupiah Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di kucuran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk pengadaan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2022 ini sudah rampung di adakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah HL Idham Khalid mengatakan untuk tahun ini hanya sedikit sekolah yang mendapatkan progran TIK dari pusat yaitu terdiri dari SD ada 49 paket dan SMP sekitar 32 paket.

“Ia tahun ini kita hanya dapat sedikit sekitar 81 paket program TIK dari pusat untuk SD dan SMP,” Kata Idham saat di temui di ruang kerjanya. Jumat, 28 Oktober 2022.

Mantan Inspektur menambahkan dari sekitar 81 Paket program TIK itu biayanya sebesar Rp 125 juta perpaket yang terdiri dari, perangkat keras seperti komputer, modem dan di dalamnya termasuk aplikasinya dan lain lain.

“Saya tidak hapal secara rinci apa saja yang ada di dalam paket TIK itu intinya, dalam satu paket itu terdiri dari beberapa item seperti komputer termasuk di dalamnya ada aplikasi sekolah,” Ujarnya

Ia juga mengatakan kalau pun ada sekolah yang belum bisa memaksimalkan program TIK, itu hal yang wajar karena program ini baru saja di turunkan pemerintah pusat artinya sekolah yang mendapatkan program itu masih butuh penyesuain dulu. Sementara Program TIK ini paling telat di oprasikan yakni pada tahun ajaran baru.

“Ia wajar jika memang ada yang belum bisa mengoprasikaan TIK secara maksimal karena masih dalam tahap uji coba dan batas kontraknya akhir November 2022 artinya masih ada tanggung jawab dari pihak pendor,” kata Idham

Dan juga kalau pun ada sekolah yang belum bisa menjalankan web yang tergabung dalam produk TIK karena lantaran di wilayah itu blank spot (Tidak ada Internet) maka pihaknya berharap sekolah teresebut segera laporkan ke PPK agar segera di tindak lanjuti.

“Untuk saat ini belum ada pihak sekolah yang melaporkan hal itu jadi kami menilai program TIK ini sudah bisa di maksimalkan oleh pihak sekolah yang mendapatkan,” kata Idahm

Ia menambahkan sebenarnya pengadaan TIK ke beberapa sekolah itu di harapkan dapat menunjang sistem belajar mengajar dan untuk membantu beberapa sekolah yang masih terkendala pegawai untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Harapan pemerintah pusat itu agar semua sekolah dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan jarak jauh meski kekurangan guru,” tutup Idham. (KN-Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *