Bangunan SDN Pengembur Nyaris Ambruk, Salah Siapa ?

Lombok Tengah, kabarntb.id – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pengembur yang berada di Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah berdiri pada tahun 1957. SDN Pengembur ini diisi 158 siswa dengan tenaga pendidik sebanyak 12 orang terdiri dari tenaga honorer 3 orang sedangkam ASN dan P3K 9 orang.

H Lalu Kasnadi Kepala SDN Pengembur mengatakan bangunan sekolah ini merupakan bangunan tertua di Desa Pengembur, kini tembok dan atap bangunan tersebut sudah rusak parah. Atas hal itu pihak sekolah merasa hawatir nanti di saat dalam proses belajar mengajar tiba-tiba atap bangunan tersebut ambruk lalu memakan korban.

“Ia bangunan dua ruangan kelas ini sudah tidak layak pakai tapi karena tidak ada ruangan lain untuk di jadikan ruangan kelas terpaksa kami menggunakan bangunan ini walau kondisi atapnya sangat menghawatirkan,” ujar Kepala sekolah. Kamis 24 Agustus 2023.

Sudah 4 kali pergantian kepala sekolah dan selalu diusulkan untuk perehapan atap bangunan ini tetapi belum ada perbaikan hingga hari ini, apakah pemerintah terkait harus menunggu banyak korban dulu baru bangunan ini diperbaiki.

“Informasi dari guru-guru di sini sudah sering diajukan perbaikan tapi belum direspon sama sekali oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Padahal lanjutnya SDN Pengembur ini berada di pusat desa namun tidak pernah mendapatkan perhatian oleh pemerintah, oleh sebap itu dirinya berharap pemerintah daerah Lombok Tengah menggelontorkan sedikit anggaran untuk merehap atap bangunan sekolah yang sangat parah ini.

“Saya berharap ada perhatian dari dinas agar atap bangunan ini bisa diperbaiki,” ujar H Lalu Kasnadi.

Menanggapi keluhan Kepala SDN Pengembur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah mengatakan semua sekolah yang ada di Lombok Tengah tetap diperhatikan hanya saja masih menunggu giliran.

“Insya Allah semua bangunan  sekolah yang rusak akan diperbaiki tunggu giliran,” singkat H Lalu Idham. (KN-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *