Catat, Ini Jadwal Pemulangan Jamaah Haji Provinsi NTB Tahun 2024

Lombok Tenggah, kabarntb.id – Seteleh para jamaah haji selesai menjalankan semua rangkaian ibadah di tanah suci Makah kini tiba saatnya para jamaah haji untuk mempersiapkan diri kembali ke keluarganya masing masing. Jumat 21 Juni 2024.

Sejauh ini Kondisi jemaah haji LOP_01 dilaporkan semuanya dalam keadaan sehat wal’fiyat dan sudah siap diberangkatkan untuk kembali ke tanah air terdiri dari 388 jemaah + 5 org petugas, totalnya sebanyak 393 orang yang berada di kloter 01.

H. Syukri Safwan Ketua Tim Bina Haji Reguler dan Advokasi Haji Kemenag NTB mengatakan pemulangan jemaah haji asal NTB, insyaallah akan dimulai pada tanggal 22 Juni 2024 sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Proses packing dan penimbangan koper (koper besar max 32 kg dan koper kecil/bagasi cabin max 7 kg) telah selesai pada hari kamis, 20 Juni 2024 Pukul 12.00 waktu setempat.

“Kloter Pertama LOP_01 dijadwalkan akan berangkat dari Bandara King Abdulaziz Jeddah pada pukul 07.30 WAS dan diperkirakan akan tiba di Bandara Bizam Lombok Tengah pada pukul 23.45 WITA,” Kata Hati Syukri.

H Syukuri menambahkan setibanya di tanah air jemaah haji akan langsung diangkut dari Bandara Lombok menuju Asrama Debarkasi Lombok Mataram, guna mengikuti prosesi penerimaan dari Pemprov NTB dan Kanwil Kemenag NTB, untuk selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

“Setiba di bandara Lombok semua jemaah akan di bawa ke Asrama Debarkasi yang akan di sambut oleh pemerintah Provinsi NTB dan Kepala Kementerian Agama Provinsi NTB untuk di kembalikan ke keluarga masing-masing,” Ujar Syukri.

Selain itu keluarga jemaah haji yang akan datang menjemput yang berasal dari pulau Lombok, dapat langsung menjemput di asrama haji, dengan ketentuan maksimal 2 orang penjemput untuk masing-masing jemaah haji.

“Pemjemput harus memiliki kartu tanda penjemput, kartu itu dapat diambil di Kantor Kemenag Kabupaten/kota masing-masing,” Terang Syukri

“Sedangkan jemaah haji yg berasal dari pulau Sumbawa, diberikan fasilitas penginapan di Asrama dan keesokan harinya akan di antar menggunakan armada bus ke kab/kota masing-masing,” Lanjut Syukri

Sementara barang bawaan berupa koper yang dapat dibawa pulang langsung oleh jemaah haji usai acara penerimaan di Asrama adalah koper kecil (max 7 kg). Adapun koper besar (max 32 kg) dan air zam-zam akan di antar oleh petugas ke kabupaten/kota dan jemaah haji dapat mengambil-nya di Kantor Kemenag setempat.

“Ia semua ini kita atur agar jemaah haji yang baru pulang dari perjalanan panjang bisa istirahat cepat di rumah tampa harus memikirkan barang bawaanya,” Tutup H Syukri. (KN-Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *