Lombok Tengah, kabarntb.id –Sila’Delumbar, salah satu program DPRD Lombok Tengah (Loteng) terbaru, dalam rangka memperkuat kreativitas, kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat secara umum di Loteng secara terstruktur dan berkelanjutan. (10/12)
Kehadirannya diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda, komunitas lokal, serta masyarakat umum dalam mengembangkan potensi diri dan wilayahnya.
Acara tersebut mendapat perhatian besar dari berbagai pihak, terutama unsur pimpinan DPRD Loteng. Dalam peluncuran program tersebut, hadir Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, Wakil Ketua I DPRD Lalu Muhammad Akhyar, Sekretaris DPRD Suhadi Kana, serta Kabag Persidangan Junaidin. Kehadiran pimpinan dan jajaran kesekretariatan DPRD ini menunjukkan dukungan penuh legislatif terhadap lahirnya program Sila’DeLumbar.
Sila’DeLumbar hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Loteng, terutama generasi muda, terhadap ruang yang memberikan kesempatan untuk berekspresi, berkarya dan berkolaborasi. Program ini mengusung konsep inklusif yang memungkinkan siapa pun untuk terlibat, baik dari kalangan komunitas seni, budaya, pendidikan, UMKM, hingga masyarakat umum.
Penyelenggara menjelaskan bahwa Sila’DeLumbar bukan hanya sebuah acara peluncuran, melainkan gerakan besar yang dibangun dengan semangat kebersamaan.
Program ini dirancang untuk berjalan jangka panjang, dengan fokus mengembangkan potensi masyarakat melalui kegiatan kreatif, edukatif, hingga pemberdayaan ekonomi,” ujar pihak penyelenggara.
Kegiatan-kegiatan lanjutan Sila’DeLumbar akan digelar dalam format workshop, diskusi publik, ruang tampil komunitas, inkubasi UMKM, hingga forum kebudayaan yang melibatkan tokoh lokal serta pelaku kreatif.
Ketua DPRD Loteng, H. Lalu Ramdan, memberikan apresiasi besar terhadap terselenggaranya Launching Sila’DeLumbar. Menurutnya, program ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat perkembangan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Ini adalah langkah positif yang perlu kita dukung bersama. Program seperti Sila’DeLumbar bukan hanya memunculkan kreativitas, tetapi juga memperkuat identitas dan potensi masyarakat Loteng. Kami dari DPRD siap mendukung agar program ini dapat berjalan dan memberi manfaat seluas-luasnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Loteng Lalu Muhammad Akhyar juga menegaskan bahwa DPRD melihat Sila’DeLumbar sebagai inisiatif yang relevan dan menjawab kebutuhan zaman. Ia menilai hadirnya ruang-ruang kreatif semacam ini akan memperkaya kualitas sumber daya manusia di Loteng.
Di sisi lain, Sekretaris Dewan Suhadi Kana dan Kabag Persidangan dan Perundang – indangan Junaidin turut memberikan dukungan penuh dari aspek kelembagaan. Mereka menilai Sila’DeLumbar dapat menjadi program yang memperkuat hubungan baik antara pemerintah, legislatif, komunitas, dan masyarakat.
Sila’DeLumbar hadir dengan konsep yang menekankan kolaborasi lintas sektor. Penyelenggara menggandeng berbagai komunitas, pelaku seni, penggerak UMKM, organisasi pemuda, serta lembaga pemerintah guna menghadirkan kegiatan yang berkesinambungan dan memberi dampak nyata di masyarakat.
Ke depannya, Sila’DeLumbar direncanakan menjadi agenda rutin yang menghidupkan kreativitas lokal. Program lanjutan juga akan mencakup pelatihan keterampilan, ruang unjuk karya, festival tematik, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Penyelenggara menekankan bahwa semua kegiatan akan dikembangkan secara terbuka dan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan
Dengan dukungan pimpinan DPRD, komunitas lokal, dan masyarakat luas, Sila’DeLumbar diharapkan dapat tumbuh sebagai gerakan sosial kreatif yang membawa dampak signifikan bagi Loteng. Program ini juga dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong kreativitas generasi muda.







