Mataram, kabarntb.id – Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Zamroni Aziz memberikan sambutan didepan 276 calon wisudawan Universitas Terbuka di Ballroom hotel Grand Legi Hotel Sabtu, 4 Oktober 2024 dalam acara Seminar Akademik Universitas Terbuka Matarram dengan tema ” Raih Mimpi, Lanjutan Studi, Bersatu Membangun Negeri Dengan Beasiswa”
H. Zamroni Aziz sebelum memberikan sambutan terlebih dahulu melaksanakan kegiatan penandatanganan MOU bersama Universitas Terbuka Mataram antara rektor UT Prof. Ojat Darojat,M.Bus,Ph.d.
H. Zamroni Aziz dalam sambutannya memberikan semangat dan motivasi yang luar biasa, singkat penuh makna kepada 276 calon wisudawan dan kerjasama antara UT dan Kementerian Agama dalam rangka meningkatkan SDM di Kementerian Agama Prov. NTB.
“Dengan adanya MOU Kementerian Agama bersama Universitas Terbuka guru madrasah bisa meningkatkan kapasitas SDMnya untuk untuk memberikan layanan terbaik untuk anak didiknya dan saya yakin solusinya adalah universitas terbuka ” ungkap H. Zamroni Aziz.
Menyaksikan secara langsung para calon wisudawan, Kepala Kanwil Kemenag NTB mengungkapkan tuntutlah ilmu dari sejak lahir sampai meninggal dunia. dan tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina sekarang kita rubah tuntutlah ilmu sampai ke Universitas Terbuka.
Mengutip apa yang disampaikan rektor UT bahwa masuk di Universitas Terbuka, masuknya gampang keluarnya yang susah akan tetapi H. Zamroni Aziz menyemangati para calon wisudawan “Kalau sudah masuk pasti selesai. kalau sudah masuk pasti keluar,” Guyon Zamroni
“Terima kasih, atas berkenan MOUnya bersama Kementerian Agama untuk pendidikan lebih merata kedepan,” Ujarnya
Seperti yang disampaikan pihak UT bahwa jumlah wisudawan yang akan di wisuda sebanyak 276 orang se NTB yang berasal dari 4 Fakultas yaitu FKIP ( Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ) FEB ( Fakultas Ekonomi Bisnis ) , FHiSIP ( Fakultas Hukum Ilmu Sosial Dan Politik) , FST ( Fakultas sains dan teknologi )
Sebelumnya Rektor UT Prof. Ojat Darojat,M.Bus,Ph.d dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pendidikan bagi warga negara tampa terkecuali.
“Tidak boleh ada warga negara bangsa ini, termasuk mereka saudara – saudara kita yang tinggal di daerah terpencil tidak punya kesempatan untuk kuliah. UT harus menjadi solusi bagi mereka semua,” Ungkap Ojat
Seperti yang disampaikan Rektor UT bahwa UT menjadi salah satu solusi
“Masih banyak saudara – saudara kita yang belum menempuh kuliah karena mereka tidak tahu bahwa di Nusa Tenggara Barat itu ada UT sebagai solusi mereka maka UT biaya kuliahnya tidak mahal dan harus terjangkau,” Tutup Ojat.







