Ketua DPRD Loteng Dukung Keberadaan Komunitas Kebun Anggur Sambung Rase Desa Ketare

Lombok Tengah, kabarntb.id – Desa Ketare Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), sedang berusaha bertransformasi mengubah manset masyarakatnya, untuk menjadikan desa Ketare jadi Desa wisata Anggur. Salah satunya dengan cara menanam anggur di pekarangan rumah warga untuk meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan destinasi wisata holtikultura. Jum’at 14 November 2025.

Program ini melibatkan masyarakat sekitar untuk menanam anggur di rumah masing-masing, yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan agrowisata dengan berbagai fasilitas untuk menarik wisatawan.

Lalu Jatre ketua Komunitas Anggur Sambung Rase Desa Ketare Kecamatan Pujut Loteng mengatakan, pihaknya ingin Desa Ketara memiliki icon yang memdunia seperti desa wisata lainnya, salah satu contoh desa Sukarare yang di kenal dengan icon kain songketnya oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Atas dasar itu pihaknya berupaya membangun icon desa tersendiri melalui komunitas Kebun Anggur Sambung Rasa Desa Ketara yang sudah di bentuknya bampir setahun ini.

Sejauh ini pihaknya bersama masyarakat setempat yang sudah tergabung dalam komunitas sebanyak 28 orang telah mencoba mencari bernagai varian apa yang layak untuk dipromosikan, sesuai dengan kebutuhan tamu. Sehingga sepakat membudidayakan buah anggur, mengingat anggur salah satu kebutuhan paling banyak disukai.

“Setelah kita sepakat, kita mulai coba menanam di pekarangan masing masing warga dan ternyata, apa yang kami hasilkan di luar dugaan, anggur yang dulunya kita berfikir bisa hidup di luar daerah, ternyata di Desa ketare bisa hidup dan hasilnya sangat luar biasa. Sehingga kami sepakat menjadikan desa Ketare jadi Desa Wisata Anggur,” katanya.

Atas keberhasilan ini, alhamdulillah tidak sedikit para pejabat kepincut dan datang menyaksikan langsung, baik dari Kodim Loteng, Kapolres, Kominfo Pemda Loteng, alhamdulillah sudah datang menyaksikan langsung.

“Saya juga ucapkan banyak terimakasih kepada rekan rekan media, yang ikut mempromosikan keberhasilan masyarakat Desa Ketare dalam mengembangkan buah anggur di Desa Ketare,” ungkapnya.

Dibalik keberhasilan ini, tentunya banyak halangan dan runtangan dan kekurangan, namun pihaknya optimis, Allah tidak tidur dan pasti akan membukakan hidayah dan alhamdulillah, kedatangan ketua DPRD Loteng, H. Lalu Ramdan bagian dari hidayah dan siap mensuport.

“Kedatangan bapak ketua Dewan ini, jadi semangat kami untuk terus mengembangkan anggur, mengingat potensi anggur sangat menjanjikan dan kami optimis Desa Ketare ini akan jadi Desa Wisata anggur,” yakinnya.

Jika ini sudah terwujud lanjutnya, pihaknya optimis dapat menarik wisatawan domestik maupun internasional, membuka peluang ekonomi baru, serta menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di desa Ketare mengingat Desa ketare gerbang masuk ke pariwisata.

“Jika selama ini para wisatawan sekedar lewat, insyaallah jika ini sudah terwujud, kami yakin banyak wisatawan akan mampir ke Desa Ketare,” tutupnya.

Sementara itu Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, mengaku bangga atas kemajuan pemikiran masyarakat Desa Ketare, yang mampu mengambil momen kemajuan daerah, terutama dalam hal pariwisata.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, masyarakat Desa Ketare mampu memanfaatkan kemajuan pariwisata, untuk berbenah, apalagi hajatannya mengembangkan buah anggur, salah satu kebutuhan tamu yang cukup diminati,” katanya.

Atas kemajuan ini lanjut putra Desa Pujut ini, pihaknya melalui kewenangannya akan menyampaikan apa saja keluhan dan harapan, agar apa yang menjadi hajatan masyarakat dalam mengembangkan potensi anggur terwujud.

 

Selanjutnya, kepada desa desa yang lain, pihaknya juga berharap untuk menggali potensi sesuai dengan kebutuhan setempat. Pemerintah tentunya tidak akan mengetahui apa saja yang jadi icon, yang layak dikembangkan di masing-masing desa, sehingga para pemuda dan masyarakat bisa menggali potensi tersebut.

Pemerintah insyaallah siap memberikan dukungan. “Loteng saat ini jadi gerbangnya NTB dan pusat kunjungan wisatawan, untuk itu mari kita manfaatkan kemajuan ini, sesuai dengan potensi masing-masing Desa,” harapnya. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *