Lombok Tengah, kabarntb.id – Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah (Loteng) Fraksi Amanat Sejahtera Rakyat, terdiri dari Partai PAN, Hanura dan PDI Perjuangan, melalui Juru Bicaranya (Jubir), Yasir Amrillah menyoroti masalah pelayanan kesehatan di Loteng, terutama adanya isu oknum Dokter di salah satu Puskesmas di Loteng, yang tidak mau melayani masyarakat.
“Atas kejadian ini, lama lama ada kesan layanan kesehatan di Loteng ini di anggap buruk oleh masyarakatnya sendiri. Makanya kami minta Kepala Dinas Kesehatan Loteng, bertindak,” katanya kemarin
Padahal, kesehatan merupakan salah satu hal paling mendasar yang dibutuhkan masyarakat untuk merasakan kehadiran pemerintah. “Bapak Kepala Dinas Kesehatan, harus segera mengambil sikap, jika ada dokter yang nakal,” tegasnya.
Persoalan-persoalan yang berbau layanan publik, merupakan suatu hal dimana masyarakat dan pemerintah akan bersinggungan secara langsung. Selain kualitas alat, kualitas sumber daya manusia yang bertugas, dan di setiap waktu waktu tertentu, Fraksi Amanat Sejahtera Rakyat, selalu mengingatkan.
Selain hal di atas, beberapa masalah klasik pada sektor layanan publik yang selalu saja menjadi catatan diantaranya, air bersih, kualitas dan layanan akses kesehatan, dan buruknya layanan penanggulangan sampah. Ini selalu menjadi masalah setiap tahun, selalu jadi masalah bagi masyarakat umum. Dan ini hampir menjadi keluhan wajib yang disampaikan masyarakat.
Dikatakan, saat ini Loteng sedang dihadapkan dengan berbagai keterbatasan, dan itu membutuhkan suatu komitmen kuat untuk membuat masyarakat berada dalam keyakinan, bahwa pemerintah itu hadir di tengah tengah mereka.
Namun dari permasalahan permasalahan yang timbul, membuat masyarakat bertanya tanya kenapa tidak dilakukan evaluasi dan introspeksi, untuk melakukan perbaikan.
“Mungkin permasalahan yang kita lihat di permukaan itu seperti kecil, namun bukan tidak mungkin ia menggunung di bawah permukaan,” ujarnya.
Atas persoalan persoalan klasik Fraksi Amanat Sejahtera Rakyat, mendorong agar terfokus pada persoalan klasik, tidak hanya terfokus pada pembangunan pembangunan fisik. “Meningkatkan pembangunan itu bagus, tapi jangan lupakan persoalan klasik,” ungkapnya.
Selanjutnya, Fraksi Amanat Sejahtera Rakyat, memberikan apresiasi terhadap penghargaan UHC Award yang telah didapatkan pemda Loteng. (Dod)






