Pemkab Lombok Tengah Siapkan Bus Sekolah Geratis Bagi Pelajar

Lombok Tengah, kabarntb.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Perhubungan resmi meluncurkan program Bus Sekolah Gratis bagi para pelajar. Program ini diharapkan menjadi solusi transportasi aman dan nyaman, khususnya bagi siswa yang menempuh pendidikan di luar zonasi tempat tinggalnya.

H. Lalu Pathul Bahri Bupati Lombok Tengah menyatakan bahwa uji coba program difokuskan di wilayah Tampar-Ampar, Kecamatan Praya Tengah, karena kawasan tersebut merupakan pusat pendidikan dengan keberadaan sejumlah sekolah seperti MTsN, MA, dan SMK.

“Kita uji coba dulu mulai dari Tampar-Ampar menjadi fokus karena banyak sekolah di sana tidak masuk dalam zonasi, sehingga pelajar sangat membutuhkan transportasi yang memadai,” kata Pathul Rabu (23/7/2025).

Sebanyak lima trayek bus sekolah telah disiapkan untuk mendukung mobilitas pelajar dari berbagai kecamatan menuju pusat-pusat pendidikan di Praya dan sekitarnya. Berikut rincian rute angkutan bus sekolah:

1. Trayek Puyung – Tampar-Ampar

Start: Shelter Simpang 4 Puyung

Rute: Lapangan Puyung (titik henti) – Simpang 3 SMP 2 Praya (titik henti) – SMP 1 Praya (titik henti) – Tampar-Ampar (titik tunggu pulang)

2. Trayek Praya Timur – Praya

Start: Terminal Mujur

Rute: Simpang 4 Batunyala (titik henti) – Depan MAN 1 Praya (titik henti) – SMP 1 Praya (titik henti) – Simpang 3 SMP 2 Praya (titik tunggu pulang)

3. Trayek Praya Barat – Praya

Start: Kantor Camat Praya Barat

Rute: Depan Masjid Batujai (titik henti) – Simpang 3 SMP 2 Praya (titik henti) – SMP 1 Praya (titik henti) – Tampar-Ampar (titik tunggu pulang)

4. Trayek Kopang – Praya

Start: Pasar Pengadang

Rute: Depan Kantor Lurah Jontlak (titik henti) – Depan MAN 1 Praya (titik henti) – SMP 1 Praya (titik henti) – Simpang 3 SMP 2 Praya (titik tunggu pulang)

5. Trayek Mantang – Praya

Start: Simpang 3 Bodak

Rute: Simpang 4 Aik Mual (titik henti) – Simpang 3 SMP 2 Praya (titik henti) – SMP 1 Praya (titik henti) – Tampar-Ampar (titik tunggu pulang)

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah Lalu Herdan mengatakan, kendaraan yang digunakan adalah bus Hiace berkapasitas 16 penumpang, yang akan mengantar dan menjemput siswa dari titik awal ke tujuan sekolah, kemudian kembali menjemput mereka di siang hari untuk pulang.

Program ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar yang selama ini terpaksa mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

“Banyak kecelakaan yang menimpa siswa karena mereka mengendarai motor sendiri. Dengan adanya bus sekolah ini, semoga risiko itu bisa ditekan,” ujarnya.

Lebih jauh, program ini juga mendukung komitmen Pemkab Lombok Tengah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, dengan menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan gratis bagi pelajar.

“Jika uji coba ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat, Pemkab akan memperluas layanan ke kecamatan lainnya yang memiliki kebutuhan serupa,” tutup Herdan. (Dod)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *