Peserta Didik Terus Bertambah, Pemkab Loteng Dorong Revitalisasi PAUD, SD dan SMP pada 2027

LOMBOK TENGAH, kabarntb.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus memberikan perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan, terutama sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan serta sekolah yang masih kekurangan ruang kelas.

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah terus meningkatnya jumlah peserta didik di sejumlah satuan pendidikan.

Menurutnya, Pemkab Lombok Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan koordinasi untuk kembali mengusulkan program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2027.

“Untuk tahun 2027, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah untuk mengusulkan kembali revitalisasi,” kata Nursiah. Senin, 21 September 2026.

Ia menjelaskan, program revitalisasi tersebut akan menyasar satuan pendidikan yang membutuhkan penanganan, baik jenjang PAUD,SD maupun SMP, termasuk sekolah negeri dan swasta di bawah naungan Disdikbud Lombok Tengah.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terhadap kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan serta keterbatasan ruang belajar akibat meningkatnya jumlah peserta didik.

Nursiah menyebut, program revitalisasi satuan pendidikan di Lombok Tengah telah berjalan dan diharapkan dapat kembali berlanjut pada 2027.

“Ini sudah memasuki tahun ketiga di Pemda Lombok Tengah. Insyaallah tahun depan, tahun 2027, sudah banyak yang kami usulkan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan mekanisme pengajuan revitalisasi dilakukan melalui usulan dari masing-masing sekolah kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selanjutnya, usulan tersebut diteruskan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk dilakukan proses penilaian.

Sekolah yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan layak mendapatkan program revitalisasi kemudian akan mengikuti tahapan lanjutan bersama pihak kementerian.

“Pengajuannya berdasarkan usulan dari masing-masing sekolah ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian dilanjutkan ke Kementerian Pendidikan. Setelah dinyatakan layak mendapatkan revitalisasi, pihak sekolah akan diundang langsung untuk Zoom Meeting dengan pihak kementerian,” jelasnya.

Nursiah berharap semakin banyak satuan pendidikan di Lombok Tengah yang dapat memperoleh dukungan revitalisasi pada tahun 2027.

“Insyaallah tahun depan ada. Sudah banyak yang diusulkan dan kami yakin bisa berlanjut, baik untuk PAUD, SD maupun SMP,” katanya.

Program revitalisasi satuan pendidikan secara nasional mencakup berbagai jenjang, termasuk PAUD, SD dan SMP, dengan bentuk intervensi antara lain rehabilitasi ruang kelas rusak dan pembangunan ruang kelas baru.

Pemkab Lombok Tengah juga telah memasukkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari arah pembangunan daerah, sementara perencanaan pembangunan 2027 disusun melalui tahapan RKPD dan KUA-PPAS. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *