Lombok Tengah, kabarntb.id – Suksesnya perhelatan pemilu serentak 14 Februari 2024 di Kabupaten Lombok Tengah membuat sekretaris DPRD Lombok Tengah mulai mempersiapkan diri dalam rangka menyambut datangnya anggota DPRD Lombok Tengah yang terpilih periode 2024-2029. Salah satunya yakni menyusun agenda dan penganggaran pelantikan anggota DPRD Lombok Tengah sesuai dengan juklak dan junis dari pemerintah pusat
Suhadi Kana Sekretaris DPRD Lombok Tengah mengatakan alhamdulillah semua proses dan tahapan pemilu di kabupaten Lombok Tengah telah usai dan KPUD Lombok Tengah telah mempelenokan hasil pemilu 2024, dengan hasil terpilihnya anggota DPRD Lombok Tengah.
”Ia sekarang kami di kesekretarisn akan mempersiapkan diri dari sisi penganggaran sudah mulai kita siapkan, baik anggaran pra pelantikan, saat pelantikan, pasca pelantikan,” Suhadi Kana pada wartawan. Jumat 22 Maret 2024.
Adapun persiapan yang dimaksud, kata dia, berupa hak-hak yang akan diperoleh anggota dewan yang baru. Mulai dari mendapatkan masa orientasi setelah proses pelantikan, penyiapan lencana berbahan logam mulia yang akan dikenakan anggota dewan, hingga pakaian lengkap ketika pelantikan.
”Tentu kami sudah memikirkan semua itu namun kita masih tunggu juklak dan juknis dari pusat tetang mekanisme pra pelantikan hingga ke proses pelantikan,” ujarnya
Namun tambah Suhadi kana pentingnya masa orientasi ini diikuti oleh seluruh anggota dewan terpilih, baik yang pendatang baru maupun petahana. Sebab, sesuai amanat Undang-Undang 1945 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012 yang berbunyi setelah anggota dewan dilantik maka anggota dewan berhak mendapatkan orientasi.
”Setelah orientasi ini selesai baru dilanjutkan penyusunan tata tertib dewan, setelah itu baru masuk pembahasan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD). Barulah mereka (anggota dewan,red) bekerja sesuai tugas dan fungsi AKD yang ditempati,” jelas Suhadi.
Menyoal pelantikan anggota dewan periode 2024-2029 nanti, sambungnya, dilaksanakan di gedung DPRD Loteng dan dilantik langsung oleh Pengadilan Negeri.
“Kapan jadwalnya kita belum tahu. Tapi jika mengacu SK lima tahun lalu, biasanya 28 Agustus. Meski begitu kita tunggu saja aturannya biar kami tidak salah,” tutupnya. (KN-01)






