Lombok Tengah, kabarntb.id – Hal ini disampaikan Irjen Kemenag RI Dr Faisal Ali Hasyim saat menjadi pembina upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di MAN 2 Mataram Provinsi NTB Jum,at, 2 Mei 2025.
Hadir Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Zamroni Aziz bersama Kepala Kankemenag Kota Mataram H.Hamdun, pejabat eselon III Kanwil Kemenag Provinsi NTB dan pejabat Lingkup Kankemenag Kota Mataram, Kepala madrasah Negeri Se Kota Mataram, seluruh ASN lingkup Kanwil dan Kankemenag kota Mataram, Kepala KUA Se Kota Mataram, MAN 2 Mataram serta pelajar MAN 2 Mataram.
H Zamroni Aziz Kekanmenag Provinsi NTB Mengucapkan terimakasih kepaada Irjen Kemenag RI Dr Faisal Ali Hasyim yang sempat hadir di tengah – tengah kami dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional, kehadiranya membawa semangat baru bagi para ASN di lingkup kementerian agama dalam menyosong dan menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Kami bersyukur beliau bisa menyempatkan diri hadir dan berkunjung ke NTB,” ujar Zamroni.
Dalam kesempatan itu, Irjen Kemenag RI membaca pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan,Riset Dan Teknologi dan menyampaikan rasa bangga bisa berada di MAN 2 Mataram.
“Selaku inspektur jenderal Kementerian Agama menyampaikan rasa bangga melihat , berkesempatan untuk bisa hadir di MAN 2 Mataram,” Ungkap Faisal Ali Hasyim
Rencana Irjen Kemenag RI Dr Faisal Ali Hasyim untuk berkunjung ke salah satu MAN terbaik di NTB terlaksana di peringatan hari pendidikan Nasional dan sekaligus di daulat menjadi pembina upacara bendera Hari Pendidikan Nasional di man 2 Mataram
Daya minat untuk masuk di MAN 2 Mataram 3 kali lipat dari daya tampungnya adalah ukuran terbaik madrasah menurut Irjen Kemenag RI
“Ini artinya apa, anda itu ( siswa – siswi ) inti orang yang yang berkeinginan ke MAN 2 Mataram. Oleh karena itu sebagai inti harus mampu menunjukkan sesuatu yang berbeda dengan yang lain,” Ujar Irjen Kemenag RI
“Saya berharap bapak ibu guru harus terus mendorong inovasi. Kepala madrasah, wakil kepala madrasah harus selalu melihat perubahan apa yang perlu harus dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan kita ” tegas Irjen
Irjen Kemenag RI mengajak keluarga besar bisa melihat salah satu man terbaik di Indonesia melalui media YouTube
“Lihat MAN 2 Malang lewat YouTube, MAN Banda Aceh yang membuka sekolah kedinasan,” Paparnya
Didepan para peserta upacara,
Irjen Kemenag RI mencontohkan MAN Banda Aceh yang memiliki program kedinasan yang mendidik dan mempersiapkan para siswa – siswinya untuk bisa melanjutkan ke sekolah kedinasan , sejak awal sudah dipersiapkan
“Nah di sini kita harus bisa melakukan inovasi – inovasi seperti inovasi membuka kelas internasional dengan memperhatikan kurikulum Cambridge,” terangnya
Seperti yang disampaikan oleh Irjen Kemenag RI dengan adanya kelebihan yang dimiliki madrasah dengan sekolah lain bisa membuat mutu pendidikan di madrasah berbeda dengan yang lain
Faisal Ali Hasyim dalam pesan terakhir mengungkapkan bahwa mutu lulusan madrasah negeri atau madrasah swasta lainnya bukan pada seberapa banyak yang mampu menembus perguruan tinggi, tetapi lulusan madrasah – madrasah yang dikelola oleh Kementerian Agama itu punya daya lebih dari lulusan SMA atau sekolah yang lain.
“Seperti ada siswa madrasah yang punya kemampuan hafal Al-Quran, harus ada yang bisa menjadi imam sholat,harus yang bisa memandikan jenazah, harus ada yang bisa membaca khotbah Jum,at hal – hal seperti ini yang harus kita ciptakan,” Paparnya
“Buat saya seberapa banyak siswa madrasah yang punya kemampuan Soft skill yang lebih baik di bandingkan siswa yang sekolah di SMA. Oleh anak anak semua lakukan belajar dengan baik untuk menciptakan nilai tambah sehingga bisa menjadi siswa Kebanggaan orang tu,” sambung Irjen Kemenag RI
“Yang terakhir yang ingin saya sampaikan. Saya minta ke pak kepala, kepada para guru persiapan madrasah ini menjadi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi. Jadi kita harus juga berupaya meningkatkan tata kelola di MAN 2 Mataram dan silahkan kepala MAN 2 Mataram untuk belajar,” tegasnya.
“Harus kita dorong MAN 2 ini untuk melaunching gerakan untuk menuju WBK,” Pesan terakhir yang disampaikan oleh Irjen Kemenag RI. (Dod)






