LOMBOK TENGAH, KABARNTB.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Refleksi dan Rapat Kerja Kabupaten atau District Planning Meeting (DPM) untuk memperkuat implementasi program Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Prioritas melalui dukungan ekosistem pendidikan daerah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin–Selasa, 19–20 Oktober 2026 tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai, bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Lombok Tengah.
Drs. H Lalu Idham Halid kepala dinas pendiri dan kebudayaan Lombok Tengah mengatakan Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program SD/MI Prioritas sekaligus melakukan refleksi terhadap capaian program pada akhir semester. Disdikbud Lombok Tengah bersama Program INOVASI NTB mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan dapat menyelaraskan peran, dukungan, serta rencana aksi dalam implementasi SD/MI Prioritas di Kabupaten Lombok Tengah.” Kata H. Lalu Idham
“Rapat kerja ini juga menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan mendapat dukungan dari berbagai pihak terkait.” Lanjut H. Lalu Idham
Kemenag Tekankan Pentingnya Sinergi Pendidikan
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Sahdi, turut hadir dalam rapat itu menjadi salah satu unsur pemangku kepentingan yang relevan dalam penguatan koordinasi pendidikan, khususnya pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Dalam pembahasan mengenai penguatan implementasi SD/MI Prioritas, sinergi antara Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan menjadi aspek penting untuk menyelaraskan program dan dukungan terhadap satuan pendidikan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, serta memastikan kebutuhan satuan pendidikan dapat menjadi bagian dari perencanaan dan tindak lanjut program.
Melalui koordinasi lintas sektor, pelaksanaan program SD/MI Prioritas diharapkan tidak hanya berfokus pada sekolah dasar, tetapi juga memperhatikan penguatan madrasah ibtidaiyah sesuai dengan ruang lingkup dan sasaran program.
Dorong Komitmen Bersama
Hal tersebut diperlukan agar proses penyelarasan peran, dukungan, dan rencana aksi dapat berjalan optimal serta menghasilkan kesepahaman dalam mendukung implementasi program SD/MI Prioritas.
Melalui kegiatan refleksi dan rapat kerja ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat sehingga dukungan terhadap satuan pendidikan SD/MI Prioritas dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah.
“Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan para pemangku kepentingan lainnya, penguatan ekosistem pendidikan diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas bagi peserta didik di Lombok Tengah.” Tutup Lalu Sahdi. (Dod)






