Lombok Tengah, kabarntb.id – Hari ini menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh tenaga honorer Kementerian Agama (Kemenag) se-Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 691 tenaga honorer dari seluruh kabupaten/kota di NTB menjalani Tes Tambahan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) Moderasi Beragama, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menuntaskan masalah honorer yang sudah lama dinantikan. Tes yang digelar serentak ini hanya berlangsung 1 hari, terbagi menjadi 2 sesi, dengan rincian peserta diantaranya. (31/05/2025)
Kabupaten Bima 107 peserta, Dompu 30 peserta, Lombok Barat 39 peserta, Lombok Tengah 60 peserta, Lombok Timur 116 peserta, Lombok Utara 26 peserta, Sumbawa 60 peserta, Sumbawa Barat 27 peserta, Kota Bima 80 peserta dan Kota Mataram 146 peserta.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB, H. Zamroni, menyampaikan komitmen penuh pemerintah dalam hal menuntaskan tenaga honorer yang ada di lingkup kementerian agama.
“Alhamdulillah, SK Tahap 1 sudah diserahkan kepada 1.820 tenaga honorer. Ini menjadi langkah awal yang membuktikan bahwa pemerintah hadir dan peduli. Kami akan terus berupaya menuntaskan penyelesaian honorer yang selama ini menunggu kejelasan,” tegas Zamroni.
Saya ingin menyampaikan pesan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan pegawai non-ASN yang akan melaksanakan tes sebagai bagian dari proses penyelesaian status tenaga non-ASN.
“Saya memahami betapa besar perjuangan dan dedikasi yang telah Saudara-saudara semua berikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama ini. Tes ini bukan hanya sebagai bentuk evaluasi, namun juga sebagai bukti nyata dari komitmen kita bersama untuk memperjuangkan kejelasan status dan masa depan rekan-rekan semua,” Ungkapnya.
Sementara Plh Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Fathurahman, membenarkan bahwa tes tahap 2 dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2025.
“Ya, pelaksanaan tes tahap 2 SKTT Kemenag ini benar-benar dilaksanakan sesuai jadwal. Ini bagian dari upaya penyelesaian masalah honorer di NTB yang sudah lama ditunggu,” ujarnya.
Tak hanya itu, PLH Kepala Kantor Kemenag NTB, H. Fathurahman, juga menegaskan bahwa pelaksanaan tes tahap 2 ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para tenaga honorer.
“Hari ini, 691 tenaga non-ASN di NTB mengikuti tes SKTT Moderasi Beragama. Ini adalah komitmen bersama pemerintah dan BKN untuk memberikan kejelasan status bagi para honorer yang telah lama mengabdi,” ungkapnya.
Peserta tes mengaku terharu dan penuh semangat menghadapi ujian ini.
“Semoga ini menjadi pintu rezeki bagi kami, membawa keadilan dan kepastian yang selama ini kami tunggu. Kami ingin pengabdian kami selama ini dihargai dan diakui,” ucap salah satu peserta di Mataram, dengan mata berkaca-kaca.
Aksi nyata Kemenag dan BKN ini menuai pujian luas dari masyarakat, sebagai bukti bahwa pemerintah mendengar aspirasi honorer yang telah lama menunggu kejelasan. Banyak warganet memuji langkah ini sebagai “titik terang” bagi ribuan honorer yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan loyalitas.
Di tengah antusiasme yang luar biasa, pelaksanaan tes tahap 2 ini diharapkan berjalan transparan, adil, dan profesional, sehingga para honorer bisa segera mendapatkan kepastian status yang mereka impikan. (Dod)






