Lombok Tengah, kabarntb.id — SD Negeri Tampar Ampar, Kabupaten Lombok Tengah, terus memperkuat pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta didik. Jum,at 11 Agustus 2026
Saat ini, SDN Tampar Ampar memiliki jumlah siswa yang cukup besar, yakni sebanyak 326 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar (rombel). Dengan jumlah peserta didik tersebut, pihak sekolah memberikan perhatian serius terhadap pembentukan karakter dan hubungan sosial antarsiswa.
Wildan Kepala SDN Tampar Ampar mengatakan, sejauh ini tidak ditemukan adanya kasus bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya sekolah yang sejak awal terus mengedepankan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran maupun kegiatan keseharian siswa.
“Pendidikan karakter terus kami kedepankan. Anak-anak tidak hanya diberikan pembelajaran akademik, tetapi juga bagaimana mereka saling menghargai, menghormati guru dan menyayangi sesama teman,” ujarnya.
Menurutnya, pembentukan karakter harus dilakukan secara konsisten dan dimulai dari kebiasaan sederhana yang diterapkan setiap hari di lingkungan sekolah. Guru memiliki peran penting dalam memberikan contoh sekaligus membimbing siswa agar mampu berperilaku baik.
Selain jumlah siswa yang cukup besar, SDN Tampar Ampar saat ini didukung oleh 20 orang tenaga pendidik dan kependidikan. Seluruh unsur sekolah berupaya bersama-sama menciptakan suasana belajar yang positif.
Salah satu pembiasaan yang diterapkan yakni sebelum siswa memasuki kelas, mereka terlebih dahulu mengikuti kegiatan pagi yang diarahkan untuk membangun kedisiplinan, ketertiban serta kesiapan mengikuti proses pembelajaran.
Pembiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun budaya positif. Siswa diarahkan untuk datang tepat waktu, menjaga kebersihan, menghormati guru dan membangun hubungan yang baik dengan teman-temannya.
Pihak sekolah menyadari bahwa pendidikan karakter tidak dapat dilakukan hanya melalui teori di dalam kelas. Karena itu, nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, gotong royong dan saling menghargai terus ditanamkan melalui aktivitas sehari-hari.
Dengan jumlah siswa yang mencapai ratusan, sekolah berharap budaya positif tersebut dapat terus dipertahankan sehingga SDN Tampar Ampar menjadi lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mampu melahirkan peserta didik yang memiliki karakter kuat.
“Harapan kami, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak dan karakter yang baik,” pungkasnya.






