Pastikan Belajar Nyaman, Disdik Loteng Genjot Pembangunan dan Perbaikan SMP

Lombok Tengah, kabarntb.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah melalui Bidang SMP terus menggenjot pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah guna memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi para siswa.

Drs. Lalu Rupawan Joni Kabid Sarpras SMP Dinas Pendidikan Lombok Tengah mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi dilakukan pada sejumlah sekolah SMP yang dinilai membutuhkan peningkatan maupun perbaikan fasilitas pendukung pembelajaran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan, sehingga siswa maupun tenaga pendidik dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman dan aman.

“Pembangunan dan perbaikan ini kami lakukan untuk memastikan proses belajar mengajar siswa tetap berjalan dengan baik. Sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas pendidikan,” ujarnya.

Hingga saat ini, untuk program Revitalisasi 18 SMP yang mulai dikerjakan pada bulan Juni progress rata-rata 70 persen bahkan ada yang sudah 100 persen. Pada tahun 2026 ini sekolah jenjang SMP yang mendapat program Revitalisasi dari kementerian Dikdasmen dapat mencapai target 49 sekolah, sebagaimana verifikasi usulan pada bulan Desember 2025 lalu.

Menurutnya, pembangunan tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

“Progresnya terus kami pantau. Ada yang masih sekitar 70 persen, dan ada juga yang sudah selesai 100 persen,” jelasnya.

Adapun sumber anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi tersebut berasal dari APBD Kabupaten Lombok Tengah maupun APBN, termasuk melalui program rehabilitasi dan peningkatan sarana prasarana pendidikan.

Dengan adanya pembangunan dan perbaikan tersebut, Disdik Lombok Tengah berharap kualitas lingkungan belajar di sekolah-sekolah SMP semakin baik. Pemerintah juga terus berupaya agar kebutuhan sarana pendidikan dapat dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Harapannya, seluruh sekolah yang mendapatkan program pembangunan dan rehabilitasi bisa segera tuntas dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses pembelajaran siswa,” pungkasnya. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *