Rasakan Dampak Positif, Pemdes Batunyala Berharap Program Padat Karya Diadakan Setiap Triwulan

Lombok Tengah, Kabarntb.id – Program padet karya yang di galakan kembali oleh pemerintah daerah Lombok Tengah melalui dinas ketenaga kerjaan dan trasnmigrasi (Disnakertrans) dapat membawa manfaat bagi masyarakat, pasalnya selain menciptakan lapangan pekerjaan juga dapat membawa dampak fositif di tengah tengah masyarakat yakni terbentuknya rasa kebersamaan dalam bergotong royong.

H Zainudin Kepala Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah Mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi program padat karya yang di inisiasi Pemda Loteng melalui Disnakertrans kabupaten Lombok Tengah yang mana program ini dapat menyentuh langsung kemasyarakat.

“Program padat karya yang berjalan selama tiga hari ini sangat bermanfaat karna langsung menyentuh masyarakat bawah,”Kata Zainudin. Kamis 24 November 2022.

Pihaknnya memanfaatkan program padat karya dengan pembersihan pasiltas umum berupa pekuburan umum dan jalan desa yang ada di wilayah binaannya.

Atas hal itu purna wirawan TNI AD berharap semoga kegiatan ini tetap berjalan dan di Ppogramkan oleh Disnakertran Lombok Tengah paling tidak setiap triwulan, karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat dapat menyerap tenaga kerja dan pasilitas umum yang ada di desa dapat terpelihara dengan baik.

“Kami Pemdes Batunyala berharap program padet karya itu terus di adakan karena jalan desa, saluran irigasi, tempat ibadah, pasilitas umum lainnya menjadi bersih terawat dan tentu manfaatnya kembali kepada masyarakat itu sendiri,” Imbuh Zainudin

Sementara Amaq Adi salah seorang masyarakat desa Batunyala yang ikut dalam program padat karya itu mengaku bersyukur dapat di libatkan pemdes desa batunyala dalam program padat karya.

“Tadinya saya menganggur tidak ada pekerjaan, tapi setelah ada program padat karya ini saya di libatkan pihak Pemdes,” Ujarnya

Ia pun berharap agar program seperti ini terus di jadwalkan mengingat dampaknya sangat positif dan menyentuh langsung ke masyarakat bawah.

“Memang program padet karya seperti ini sejak jaman Soharto menjadi Presiden RI sudah di galakan namun sempat mati suri, atas dasar itu kami berharap kepada pemda Lombok Tengah untuk menjadwalkan secara rutin setiap tahun program padat karya ini agar tidak mati suri seperti tahun tahun yang lalu,” Cetusnya.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, H. Lalu Samsul Rijal, S.Ip mengatakan pelaksanaan program itu untuk menjaga inflasi dampak dari kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Pelaksanaanya di 120 titik yang tersebar di Desa/Kelurahan di 12 Kecamatan di Lombok Tengah. Sampai dengan saat ini, sudah tiga Kecamatan, yakni Praya Barat, Praya Barat Daya dan Pujut yang telah selesai melaksanakan kegiatan Padat Karya,” tutupnya. (KN-Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *