Desa Batunyala Juara Umum MTQH XXXII Praya Tengah, Kades Apresiasi Kekompakan Panitia dan Warga

Praya Tengah, kabarntb.id — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXII tingkat Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, yang dipusatkan di Dusun Bagek Tenten, Desa Batunyala, berlangsung sukses dan meriah. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, Desa Batunyala juga berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQH XXXII tingkat Kecamatan Praya Tengah Tahun 2026.

Kepala Desa Batunyala, H. Zainudin, selaku tuan rumah sekaligus pemilik wilayah tempat berlangsungnya kegiatan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat setempat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan seluruh rangkaian MTQH yang berlangsung selama lima hari, sejak 3 hingga 7 September 2026.

Menurut H. Zainudin, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kekompakan dan kerja sama seluruh pihak, baik panitia dari tingkat desa maupun panitia tingkat kecamatan, serta dukungan masyarakat setempat.

Ia menilai, sejak tahap persiapan hingga berakhirnya kegiatan, seluruh unsur yang terlibat mampu bekerja bersama dan saling mendukung. Kekompakan tersebut terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam membantu berbagai kebutuhan kegiatan, menjaga keamanan, kebersihan hingga memberikan pelayanan kepada para peserta dan tamu yang hadir.

“Selaku pemerintah desa dan sebagai tuan rumah, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan MTQH ini. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, baik dari tingkat desa maupun kecamatan, yang telah bekerja sama dengan baik,” ujar H. Zainudin.

Menurutnya, keberhasilan Desa Batunyala meraih Juara Umum menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di tingkat desa terus berjalan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua. Prestasi ini bukan hanya hasil dari para peserta, tetapi juga berkat dukungan orang tua, pembina, panitia desa, pemerintah desa dan seluruh masyarakat Batunyala,” katanya.

Desa Batunyala Borong Sejumlah Juara

Berdasarkan hasil perlombaan, peserta yang mewakili Desa Batunyala berhasil meraih sejumlah prestasi dari berbagai cabang yang diperlombakan.

Juara 1:

  1. Tartil Putra — Umar Muslim Fawwaz
  2. Tilawah Anak Putra — Lalu Hamdan Budi Yusro
  3. 1 Juz Putra — M. Sayyidul Ulum
  4. Tafsir Bahasa Indonesia Putri — Suriani
  5. Tafsir Bahasa Arab Putra — Aripudin
  6. Fahmil Qur’an Putri — Eka Isnaini
  7. KTIQ Putra — Ahmad Zaenul Maftuh

Juara 2:

  1. Dewasa Putri — Nurasiah
  2. Murottal Putri — Maulin Nikmah
  3. Mujawwad Putra — Muhaili Fikri
  4. 1 Juz Putri — Histila Zalfa Naqia
  5. 5 Juz Putri — Mahelia Assovia
  6. 500 Hadits — Nafisa Aulia Putri

Juara 3:

  1. Dewasa Putra — M. Rosadi
  2. Murottal Dewasa Putra — Lalu M. Akrom
  3. Naskah Putri — Kesa Widia Sari
  4. Digital Putra — M. Bagot Arsil
  5. KTIQ Putri — Baiq Nadia Rahimah

Dengan torehan prestasi tersebut, Desa Batunyala berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara Umum MTQH XXXII tingkat Kecamatan Praya Tengah Tahun 2026.

H. Zainudin berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Desa Batunyala untuk semakin mencintai dan mempelajari Al-Qur’an dan Hadits.

Ia juga berharap pembinaan terhadap para peserta tidak berhenti setelah MTQH selesai, sehingga para juara dapat terus meningkatkan kemampuan dan membawa nama baik Desa Batunyala pada ajang MTQH di tingkat yang lebih tinggi.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, H. Zainudin menilai MTQH memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan Hadits sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berakhlak mulia.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Ketika panitia kecamatan, panitia desa dan masyarakat bisa bersatu, insyaallah kegiatan sebesar apa pun bisa kita sukseskan bersama,” katanya.

Pelaksanaan MTQH XXXII tingkat Kecamatan Praya Tengah resmi berakhir pada Senin, 7 September 2026. Penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Drs. H. Nursiah, Camat Praya Tengah L. Moh. Saleh, Kepala Desa Batunyala H. Zainudin, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia, peserta serta masyarakat.

Dengan berakhirnya MTQH XXXII, Desa Batunyala tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara Umum. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kekompakan pemerintah desa, panitia, pembina, peserta dan masyarakat mampu melahirkan prestasi sekaligus menyukseskan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. (Dod)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *