LOMBOK TENGAH, kabarntb.id – Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih, ratusan pegawai Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani (PDAM Lombok Tengah) menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor Pusat PDAM, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan santunan anak yatim.
Direktur Utama PDAM Lombok Tengah, Bambang Supratomo, S.IP., M.M., mengatakan Salat Istisqa merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Di tengah kemarau, PDAM bersama BPBD Lombok Tengah telah menyalurkan 135 tangki air bersih, terdiri dari 75 tangki melalui kerja sama dengan BPBD dan 60 tangki berdasarkan permintaan masyarakat melalui PDAM.
Bambang mengungkapkan, penurunan debit sumber air menyebabkan produksi di sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkurang. Untuk menjaga pemerataan pelayanan, PDAM menerapkan distribusi air secara bergilir hingga ke wilayah hilir.
Ia mengimbau pelanggan menggunakan air secara bijaksana dan menyiapkan tempat penampungan sebagai cadangan saat distribusi belum tiba.
“Dengan kondisi penurunan produksi di beberapa SPAM saat ini, kami memberlakukan jadwal bergilir agar pelayanan air bersih dapat merata sampai ke hilir,” ujarnya.
Salat Istisqa dipimpin Ustaz Mustaan, S.E., M.M., selaku imam sekaligus khatib. Dalam khotbahnya, ia mengajak jamaah memperbanyak istigfar, introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi ujian kekeringan.
Selain doa bersama, santunan anak yatim menjadi wujud kepedulian sosial PDAM kepada masyarakat. Perusahaan berharap hujan segera turun sehingga sumber air kembali membaik, sembari terus mengupayakan pelayanan air bersih di tengah keterbatasan produksi. (Dod)






