Lombok Tengah, kabarntb.id – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur’an yang beralamat di Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah terus mengupgrade sistem pelayanan pendidikan kali ini tentang penggunaan sistem elektronik E- Kartu untuk para santri, hal itu sebagai bukti bahwa Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur’an Mertak Tombok tidak ketinggalan dalam pemanfaatan sistem digitalisasi informasi.
TGH Sabarudin Abdurrahman selaku pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur’an Mertak Tombok mengatakan di era globalisasi digitalisasi informasi yang terus berkembang pesat ini, pihaknya terus berbenah dan mengupgrade diri agar pendidilan di Pondok Pesantren tidak tertinggal dengan sekolah negeri lainnya. Seperti kali ini pihaknya sudah membangun sistem informasi elektonik santri yang mana sistem ini dapat di akses oleh Santi dan Wali Santri cukup dengan menggunak kartu Elektornik Santri dan KTP.
“Alhamdulilah kami di Yayasan ini akan mulai menggunakan sistem informasi santri berbasis elektronik yang mana sebanyak 1218 santri datanya akan terkoneksi dengan sistem elektonik yang kita bangun ini,” kata TGH Sabarudin. Selasa 26 Agustus 2025.
“Sistem informasi elektronik santri ini akan mulai berlaku efektif 1 September 2025, tentunya kami juga mengharapkan dukungan dari para wali santri dan sitem informasi santri berbasis elektronik ini merupakan satu-satunya sistem yang digunakan di Ntb dan sistem ini akan terus kita kembangkan demi kenyaman dan kemudahan santri dan wali santri kedepan,” tambah TGH Sabarudin.
Selain itu TGH Sabarudin juga menyampaikan salah satu manfaat adanya sistem ini, yaitu dapat menekan santri untuk membawa uang tunai ke pondok, jadi dengan adanya sistem ini santri tidak perlu lagi menyimpan uang tunai cukup dengan kartu elektonik yang di miliki bisa menjadi kartu ATM santri.
“Jadi santri maupun wali santri nanti akan di mudahkan dengan adanya sistem ini termasuk dalam hal berbelanja di kantin atau warung sekitar pondok yang telah memiliki akses kartu elektronik,” teranganya.
Berikut adalah manfaat kartu elektronik santri yang di bangun pihak yayasan
– Identifikasi: Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi siswa di lingkungan sekolah. Memudahkan verifikasi dan pengenalan siswa oleh staf sekolah.
– Absensi: Memungkinkan pencatatan kehadiran siswa secara elektronik dan otomatis. Mengurangi potensi kecurangan dan mempercepat proses rekapitulasi data kehadiran.
– Pembayaran: Kartu ini dapat digunakan sebagai alat pembayaran di kantin, perpustakaan, atau koperasi sekolah. Memudahkan transaksi tanpa uang tunai dan mengurangi risiko kehilangan uang.
– Akses Fasilitas: Memberikan akses ke fasilitas sekolah seperti perpustakaan, laboratorium, atau pihak keamanan yayasan. Memastikan hanya siswa yang berhak yang dapat menggunakan fasilitas tersebut.
– Keamanan: Meningkatkan keamanan siswa dengan memantau keberadaan mereka di lingkungan sekolah. Membantu dalam situasi darurat dan memberikan ketenangan pikiran bagi orang tua santri.
– Integrasi Data: Terintegrasi dengan sistem informasi sekolah untuk mengelola data siswa secara terpusat. Memudahkan administrasi dan pelaporan.
– Komunikasi: Memungkinkan sekolah untuk berkomunikasi dengan siswa dan orang tua melalui kartu atau aplikasi terkait. Menyampaikan informasi penting seperti pengumuman, jadwal, atau tetang kesehatan santri
Manfaat Tambahan:
– Efisiensi: Mengurangi penggunaan kertas dan biaya administrasi.
– Kemudahan: Memudahkan siswa dan orang tua dalam berbagai transaksi dan kegiatan di sekolah.
– Modernisasi: Meningkatkan citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang modern dan inovatif.
“Dengan terbangunnya sistem ini kami berharap kedepan pemanfaatan digitalisasi informasi santri dapat berjalan efktif dan efisien,” tutup TGH Sabarudi. (Dod)






